Ternyata di Ada Indonesia Penemu!

18 September 2010

30 Tokoh Penemu Indonesia

Penulis: Lilih Prilian Ari Pranowo

Penerbit: Narasi, 2009

Siapa yang tak kenal Thomas Alpha Edison, Galileo Galilei, James Watt? Mereka adalah penemu-penemu terkenal dunia, yang menemukan teknologi-teknologi dalam kemajuan peradaban manusia. Ternyata Indonesia juga memiliki orang-orang cerdas yang memberikan sumbangsih berupa temuan-temuan teknologi, walaupun hanya berupa temuan kecil. Penemu-penemu tersebut belum banyak diketahui. Buku ini memberikan gambaran tentang penemu-penemu Indonesia, seperti Alex Masengi dengan temuan kapal ikannya yang tidak mudah goyah saat diterjang gelombang besar dan Arief Mulyana dengan temuan mikrobial sebagai pemacu produktivitas kualitas udang dan ikan.

:: korantempo ::

Continue Reading...

Harmoni

09 August 2010

Aku terdiam ketika menatap layar monitor. Semuanya terasa hampa, kaku, kelu. Jari jemariku tak bisa lincah selincah omongan otak yang ada di dalam kepala. Gagap dalam kata. Rasanya ingin mengetuk kepala dengan palu, biar pecah, biar berurai semua kata.

***

Kulihat bintang di langit, bersinar. Langit hitam kelam. Angin sepoi bertiup semilir, meniupkan rasa dingin ke dalam sumsum tulangku. Kehidupan terus berjalan, tak pernah berhenti mengalir, menggayutkan pikiranku—di mana ia pergi mengembara ke mana suka, cepat-cepat, sekilas-sekilas, seperti potongan-potongan frame dalam film.

Dari jendela rumahku yang berada di tepi jalan, kuperhatikan mobil-mobil lalu lalang, motor-motor ngebut dengan gas-gas yang memekakkan telinga. Sementara, musik rock dari kamar sebelah meraung-raung, melesakkan suaranya secara paksa ke kamarku. Aku mengelus dagu yang tidak ditumbuhi jenggot seperti kebanyakan lelaki lainnya. Kemudian, mencoba merenung sejenak. Menuliskan satu kata, hanya satu kata saja: Harmoni.
Entah kenapa aku menyukai satu kata itu.

***

Aku menghirup udara segar, tanda kemenanganku terhadap malam. Kemudian, kupuja matahari dan embun sejuk pagi ini, karena mampu memberikan apa yang dibutuhkan oleh kehidupan. Rasanya baru kemarin aku mencicip hawa dunia pada tarikan napas dan tangis pertamaku, yang diiringi tawa bahagia dua orang yang tak kukenal—belakang kukenal mereka sebagai orang tua. Orang yang melahirkanku ke dunia. Orang yang membuat aku jatuh ke dalam beban tugas mahaberat—di mana tugas-tugas itu ditumpukkan langsung saja di mukaku. Keikhlasan untuk menjalaninya adalah kemampuan yang kubutuhkan untuk kuciptakan.
Bagiku, apa yang terjadi pada dunia adalah kenyataan bahwa aku menjadi bagiannya.
Sebuah pesan singkat dari rekan sekerja masuk ke dalam ponselku: aku resign. Aku dapat kerja yang lebih menantang dan menyenangkan.

Hmmmh. Aku menggumam. Memejamkan mata lantas menghirup udara. Jiwaku mendadak alpa dari keseriusan yang kujalani. Rasanya sangat nikmat dan ringan. Kemudian, membuatku melayang dan aku merasakan kebebasan. Perspektif baru kudapatkan. Karena, di atas bumilah kita bisa mendapatkan perspektif yang tidak biasa.

Ayo sudahlah, pergi saja dengan kita menuju kerajaan surga. Begitu pesan singkat yang masuk lagi ke dalam ponselku.

***

Braak...!!!! meja kerjaku digebrak seseorang. Ternyata bosku yang teramat galak dengan muka yang amat sangar. Aku terbangun sambil mengerjap-ngerjapkan mataku. Kemudian, tersenyum, “maaf pak, saya ketiduran.”

Ia pergi tanpa sepatah kata pun. Kemudian, aku menyesali. Oh, semua ini hanya mimpi. Teman-teman kerjaku pergi, resign. Tapi, aku masih berada di tempat terkutuk ini. Menyebalkan, hanya saja aku yakin bahwa ini cara alam membuat harmoni. Satu kata yang kusukai, kini.
Continue Reading...

KESURUPAN

04 August 2010

Hari ini merupakan hari ketiga ospek siswa baru dilaksanakan. Karena saking lelahnya, mendengarkan celoteh kakak-kakak senior, yang entah penting entah tidak itu, Eko duduk di pojok ruang sambil terkantuk-kantuk. Pikirannya melayang-layang cepat-cepat, dari masa depannya, ospek sekolahnya yang masih dua hari lagi, dan segala macamnya.
Continue Reading...

HANTU KEPALA BUTUNG

29 July 2010

“Maaf, aku tak bisa melanjutkan hubungan kita lagi...” demikian kalimat terakhir yang diucapkan Kaila yang masih diingat Syahril, ketika wanita itu memutuskan jalinan kasih mereka berdua.

Syahril tak tahu mengapa semua ini bisa terjadi. Padahal ia sangat mencintai Kaila, wanita yang sudah dipacarinya sejak masa muda. Tapi, apa mau dikata, uang telah mengalahkan segalanya. Parmin, lelaki yang merebutnya itu, lebih kaya dibanding dirinya. Meskipun kalau membandingkan secara fisik, ia lebih ganteng daripada Parmin, yang mukanya aduh tak berbentuk. Ingin rasanya ia berteriak, namun tak sanggup.
Continue Reading...

MISTERI KAMAR NOMOR 13

Sudah sejak lama, Azriel dan Maya, merencanakan Yogyakarta sebagai tempat tujuan berbulan madu. Yah, maklum keduanya memang punya kenangan sendiri dengan kota itu. Budayanya, orangnya, semuanya membuat mereka terkenang. Karena itu, setelah keduanya menikah sengaja tujuannya ke Yogya sebagai rangka tempat tujuan mereka berbulan madu.
Continue Reading...

Kau Lupa Minum Pil Tidur

01 May 2010

Karena terlalu lelah bekerja, Noel akhirnya jatuh sakit, sedikit lebih parah daripada biasanya. Kepala Noel pusing-pusing hingga akhirnya sering sekali ngelindur. Dan suka terbangun tiap dua jam sekali.

Pacarnya yang kebetulan acap betul dan perhatian dengannya sampai kasihan melihatnya. Dokter menyarankan padanya untuk meminum pil tidur supaya tidurnya lebih pulas.
Continue Reading...