Fried Rice Made By Mom

15 February 2011


This fried rice made by my mother. Yeah... i love it. Do you like fried rice?
Continue Reading...

Reviews Buku : Kick Andy! Kumpulan Kisah Inspiratif 2

01 February 2011

Saya sudah lama menjadi salah seorang yang penonton setia Kick Andy! Mungkin sejak acara itu ditayangkan pertama kali di Metro TV beberapa tahun lalu [saya lupa tepatnya]. Kesetiaan itu dulu, selalu saya lakoni, tidak bisa tidak, tanpa ada tawar menawar.
Kisah-kisah yang disuguhkan dalam acara itu sungguh menggugah saya. Masih segar dalam ingatan saya, ketika tema Kick Andy! tentang penghijauan, saya langsung mencoba untuk membuat penghijauan sendiri. Meski itu tak berlangsung lama karena saya segera bosan dan tak memiliki waktu berlebih untuk mengurusnya.
Kini, tayangan tersebut jarang pula saya tonton. Kendala utama ada di waktu. Saya tak lagi sempat atau memiliki waktu luang menonton tayang Kick Andy! secara berkala dan berkesinambungan. Tapi, saya tetap mengikuti perkembangannya.
Waktu ke Gramedia, saya menemukan buku yang covernya gambar kepala Andy F. Noya yang di trash di Corel. Wah… wah… sungguh tak menyangka ada buku Kick Andy! seri kedua, tentu ada seri pertamanya ya? Saya langsung mengambilnya dan membayar di cover. Sesampainya di rumah, saya langsung lalap buku itu habis.
Apa yang saya dapatkan?

Guru, Inspirasi, dan Semangat yang Kembali Menyala-nyala
Saya membayangkan tengah berada di sebuah seminar motivasi. Pembicaranya, Pak Mario Teguh. Wow… salah satu motivator favorit saya. Ia berbicara berapi-api untuk memantik kembali gagasan saya mengapa saya ada di dunia ini. Tentu saja, semua itu hanya imajiner saja. Toh, saya belum pernah bersua Pak Mario selain lewat TV, Facebook Fan, atau bukunya [yang saya baca di Gramedia sambil berdiri]. Luar biasa, saya termotivasi, berusaha harus [ingat ya HARUS] berguna dan bermanfaat untuk orang lain. Meski saya tak bisa mengharapkan semangat saya terus terpompa hanya dengan sekali datang.
Buku Kick Andy! Kumpulan Kisah Inspiratif 2 ini sungguh mengguncang jiwa saya. Sangat. Yang berhasil saya petik adalah banyak motivator-motivator ulung di luar sana yang lebih daripada Pak Mario Teguh. Kenapa saya bilang lebih? Soalnya, Pak Mario Teguh hanya BICARA yang baik-baik yang merupakan usahanya untuk membangkitkan semangat saya. Sementara, buku yang saya baca langsung mengangkat cerita dari mereka-mereka yang mengalaminya. Dan hal ini sangat berharga. Seolah-olah kisah itu menjadi pengalaman pribadi.
Saya pikir tak beda dengan acara talk shownya. Bahasa yang digunakan dalam buku ini sangat ringan, dan kocak. Tak berat. Tak sulit dipahami. Sekali baca langsung mengerti. Oh, maksudnya begini. Oh, ceritanya begitu. Dan yang saya kagumi, penggunaan bahasa-bahasa ringan, dan kocak, itu meringankan beban saya dalam berpikir.
Lebih, bukan berarti sempurna. Karena isi di dalamnya mengangkat cerita yang sudah ditayangkan di Kick Andy!, buku ini membingungkan saya di tiap-tiap artikelnya. Saya pun bertanya-tanya, “Kapan ya pas tema di artikel ini ditayangkan?” Maklum saja, seperti sudah saya katakan, belakangan ini saya agak jarang nonton Kick Andy!

Terlepas dari baik-buruknya buku ini, saya mendapat pelajaran berharga yang utama. Dan proses pembelajaran itu tentu sangat berbeda-beda dan relatif dialami tiap orang. Ke depannya, saya HARUS menjadi lebih baik lagi dari sekarang. Semoga buku ini mencerahkan saya. Dan mencerahkan tiap-tiap orang yang membacanya. Sama seperti tayangannya.

Bagaimana menurutmu, Sob?
Continue Reading...

Reviews : Pillow Talk (Setiap Hati Punya Rahasia)

31 January 2011

Postingan kali ini tentang buku. Reviews buku yang baru saja kuselesaikan. Hehehe ... belum ding. Aku memang belum menghabiskan full satu buku ini, tapi gambaran tentang akhir dari buku sudah terbayang di benakku. Lepas dari benar-salahnya, Jo pasti jadian sama Emi.
Meskipun begitu, karya Christian Simamora satu ini cukup unik. Menurut saya gaya bertutur dalam tulisannya seolah-olah berbicara dalam kehidupan sehari-hari. Bo' banget deh. Tauk maksudku kan? Lebih ke arah rempong atau rumpi ibu-ibu tetangga rumah saya. Di mana di setiap adegannya selalu ramai dengan bumbu-bumbu macam ini. Seperti tak ada cara lain untuk mengungkapnya saja. Atau mungkin memang gayanya? Atau kepribadian si penulis? Mudah-mudahan saja nggak.

Jujur saja, saya tak begitu menikmati seluruh cerita secara keseluruhan. Di samping, cerita seks yang begitu melulu (Buka-Tembak-Selesai -- meminjam kata Simamora : One Night Stand), tak ada ide lebih menyegarkan dari buku ini.
Awalnya, saya begitu menggebu-gebu ingin membacanya full, ingin mendapatkan lonjak-lonjakan cerita ke cerita. Sebagian dipengaruhi oleh teman-teman yang sudah membacanya. Tapi, mencari-cari hingga ke tengah-tengah, saya merasa kok ya nggak perlu diselesaikan ya buku ini. Saya merasa sudah tahu ke mana cerita ini akan bergulir. Dan lebih sering ke arah membosankannya ketika dibaca. Dan saya memang tak meneruskan buku ini sampai selesai.
Pada akhirnya, saya hanya menebak dalam tiga fase novel ini saja: depan-tengah-akhir. Ketika postingan ini ditulis, saya membaca bagian akhirnya. Dan ternyata benar saja, buntut novel ini seperti yang saya perkirakan.
Continue Reading...

My Right Eye

28 January 2011

Mata kananku kenapa ya?
Aku merasa ada sesuatu yang mengganjal, hmm... semacam otot yang kaku begitu. Belum cek up ke dokter tentang pengganjalan ini. Pikirku ini terjadi lantaran tingkat kelenturan otot mataku berkurang. Mudah-mudah sih nggak apa-apa, tapi... dalam bayanganku, ini bisa menyebabkan aku jadi tidak ganteng. Aku pernah lihat orang-orang yang kayak begini, yang matanya kiri-kanan tidak simetris alias menyipit sebelah. Iya, kalau dua-duanya (kiri-kanan). Kalau cuma satu? Kan jelek jadinya. Apa karena kurang olahraga? Jujur saja, aku memang malas kalau disuruh olahraga. Apa karena efek tua? Hah, "TUA"! Hihihi... iya iya...

Ah, semoga tak apa-apa
Continue Reading...

Let's

25 January 2011

Huff... tenaga hampir terkuras memikirkan bagaimana menyelesaikan pekerjaan bulan ini sebelum sampai bulan depan. Ada kira-kira enam pekerjaan yang harus ditumpas dengan segera. Sementara, keenam pekerjaan-pekerjaan itu hampir selesai semuanya. Argggh... benar-benar menjengkelkan.

Sementara, anganku ingin semua cepat selesai. Capek deh...

Aku menguat-nguatkan diri sendiri untuk menyentuh langit-langit tak terbatas. Dan sekaranglah saatnya. Jika aku tak bisa melewati ini, maka sungguh sumpah, aku takkan pernah sanggup melewati apapun. Ciaaatttt....

Nb. Eh iya, apa kamu mau nonton film gratis? Download saja film di sini ... dan dapatkan film-film terbaru. Gratis. Kecuali, ongkos internetnya. Lumayan kan timbang beli?
Continue Reading...

Semangat Belajar untuk Hidup Lebih Santai (2)

22 January 2011

Aku ingin melanjutkan postinganku sebelumnya yang berjudul "Semangat Belajar untuk Hidup Lebih Santai".
Kenapa?
Bagiku, seorang yang bekerja adalah seorang yang belajar juga. Ia tidak serta merta menjadi bebas tugas dari kegiatannya untuk belajar. Semakin seseorang itu giat belajar, semakin banyak pengetahuan yang akan diserapnya. Dan semakin banyak yang diketahuinya juga.
Dalam kasus pekerjaanku, aku memang dituntut untuk selalu belajar. Sudah kuceritakan di jilid pertamanya bukan? Tapi, yang ingin kuutarakan di postingan kali ini bukanlah pengulangan dari postingan sebelumnya, melainkan lanjutannya.


Misal begini, ada seseorang yang bekerja keras giat sekali, tapi dia tidak pernah mau belajar, aku rasa dia pasti bakal kesulitan untuk sukses. Mengapa? Untuk sukses seseorang membutuhkan pengetahuan (di bidangnya masing-masing). Lantas, menerapkannya dalam bidangnya sehari-hari.
Jika, pikiran kita termanipulasi dengan kesuksesan yang bersifat materi (uang) saja, tentu kita akan stres, tanpa ada pikiran pengimbang lain. Pertama, kita bingung untuk mencapai kesuksesan itu karena tidak pernah belajar. Kedua, tanpa semangat belajar kita akan terpaku pada hasil saja tanpa pernah memikirkan proses. Padahal, yang dibutuhkan untuk sukses adalah proses panjang yang terus-menerus tanpa henti.

Sepertinya itu saja, postingan aku kali ini... Selamat belajar. Semoga kita selalu bersemangat :D

Bagaimana menurut Anda?
Continue Reading...