What am I a Lucky Man?

03 June 2011


Di tengah jalan waktu mau berangkat tadi, saya ketemu sama teman SMA saya. Wiwid namanya. Cowok. Muda. Kuat. Kekar pula. Walaupun wajahnya sudah berubah menjadi lebih berumur, saya masih mengenalinya. 

"Wid," panggil saya.
"Lih." ia mengenali saya.
Continue Reading...

Reviews Buku: Cerdik Mengelola Gaji

27 February 2011

40 : 30 : 20 : 10
Sepertinya itu inti buku ini yang berhasil kuserap. 40% untuk kebutuhan hidup sehari-hari. 30% untuk tabungan. 20% untuk untuk bayar utang. 10% untuk berbagi dengan sesama.
Eits.. eits... ini ngomong apa sih?
Sesuai dengan judul buku yang direviews, artikel kali ini mengulas soal gaji. Lebih tepatnya -- sesuai judul bukunya: TIPS CERDIK MENGELOLA GAJI.

Tanpa pernah kita sadari, mungkin tidak kita pedulikan ke mana duit gaji dibelanjakan. Yang terpenting dapat gaji, dapat uang, setelah dinikmati saat ini juga. Padahal kita tidak hanya hidup di hari ini. Karena itu, buku ini mencoba mengulas sedetail-detailnya bagaimana mengelola gaji yang baik dan benar menurut pandangan ekonomis saat ini, dan hari depan.

40 : 30 : 20 : 10
Tak banyak yang bisa kudapat dari buku ini. Selain, pembahasannya yang tak begitu praktis -- terlalu banyak uraian yang panjang dan tak menarik minatku. Ada tiga hal yang bisa kupetik dari buku ini.
Pertama, pembagian gaji itu 40 : 30 : 20 : 10.
Kedua, pengeluaran harus ada prioritas.
Ketiga, kita harus punya rencana / tujuan -- jangka pendek dan jangka panjang.
Sisanya, hanyalah gagasan si penulis untuk membuku ini semakin tebal saja.

Aku merekomendasikan buku ini untuk kalian baca.
Continue Reading...

Reviews Buku: Paranoid (The Story of A Madman)

26 February 2011

Oke, satu kalimat tanya: "Perlukah aku menghabiskan buku yang tidak terlalu tebal ini?"

Agaknya hal ini terlalu vulgar pendapat yang akan kukatakan untuk buku ini. Bagaimana tidak? Buku ini sama sekali tak menarik minatku untuk terus melanjutkan membaca. Aku heran, mengapa buku seperti ini menjadi best seller? Internasional lagi. Dibanding karya satunya lagi yang berjudul Perfume, tampaknya Patrick Suskins harus merelakan buku ini dicaci-maki, khususnya olehku. Kisah Perfume jauh lebih menarik ketimbang buku ini. Meskipun, aku juga tak begitu menyukai alur Perfume.

Untuk buku satu ini, hal yang harus kuceritakan adalah, sungguh, aku langsung melompat ke bab terakhir untuk mendapatkan isi keseluruhannya -- yang tak jelas ini -- entah ke mana cerita ini mau berjalan. Tapi, ketika bab pertama -- bagian terpenting dari sebuah novel -- sudah tidak cukup kuat memikat pembaca, tamat riwayatnya. Dan apakah novel ini bagus / best seller di Indonesia? Rasa-rasanya tidak. Sejak mengamati dunia perbukuan, tak sekalipun aku pernah melihatnya.


So?
So, aku terpaksa menutup buku ini diparuh jalan -- tak sampai malah, untuk kemudian membuka buku lain yang lebih menarik minatku.
Continue Reading...

About Google Adsense Referral

22 February 2011

Belakang gue sibuk mencari keterangan mengenai Google Adsense lebih jauh. Informasi yang didapat di internet memang jauh lebih berlimpah. Dan memang harus disaring…


Lagi coba mencari ads yang tepat untuk blog gue, ada satu keanehan muncul, ternyata google adsense referral sudah tidak ada lagi ya? Hmm, informasi ini barusan gue dapatkan, soalnya lagi kepikiran lagi untuk mencobanya lagi setelah sekian lama tidak mencobanya. Silakan cek kamu di www.google.com/adsense.
Continue Reading...

Tooth Fairy

21 February 2011

Ini semua tentang gigi gue...
Sejak kemarin gue merasa ada yang tidak beres dengan gigi gue. Eh, bukan ding... sudah berapa tahun lalu sebenarnya, soalnya gigi gue dah bolong -- lebih tepatnya pecah. Bagaimana yah cara menggambarkannya? Uh, mungkin menjijikkan di benak kalian ya? Gue pun juga jijik membayangkannya. Yang jelas, gigi gue sudah berantakan, tidak semuanya cuma satu doang, geraham bagian belakang. Ceritanya, kemarin, kok gigi gue sudah goyang-goyang gitu deh kayak mau tanggal. Sedikit sakit.
Hari ini semuanya kejadian. Gigi gue yang pecah itu sekarang tanggal. Sebetulnya bersyukur, karena sudah lama banget gigi ini goyang menyusahkan gue. Yang bikin ngerix itu gigi yang tanggal itu, karena pecah, masih meninggalkan serpihan di gusi gue -- maksudnya akar gigi. Ngerix kan? Gue wanti-wanti aja, soalnya gigi merupakan bagian tubuh yang sensitif banget. Gue jadi inget perkataan seorang tukang angkringan semalam, waktu ngangkring di tempatnya. "Makanya, jaga kesehatan. Itulah mengapa kesehatan itu penting sekali," tukasnya. Hmm... yah, mulai sekarang gue akan berhati-hati kalau makan dan minum. Gigi geraham gue sudah tanggal dua -- bagian bawah semua. Sedih sih... tapi mau bagaimana lagi? Semoga-moga tooth fairy malam ini datang dan mengambil sisa gigi yang masih tertinggal di gusi gue. Ssst... gigi gue itu gue buang di tempat sampah barusan... hihihihi...
Continue Reading...

Memilih Penerbit Bonafit

19 February 2011

Di malam-malam yang terlupa, saya main-main ke kos seorang kawan. Letaknya ada di utaranya UGM. Ketika sampai di kosannya, kawan saya tampak serius. Dia memandangi selembar kertas putih. Saya yang penasaran segera mendekatinya dan bertanya, "Apaan nih?"

"Duit royaltiku yang belum dibayar," jawabnya.

Setelah kulihat angka nominal yang tertera terkejut juga aku, 50 juta. Kuberanikan diri bertanya, "Udah berapa lama ngendon di mereka?"

"Ini harusnya mereka bayar tahun ini, ya royalti terakhir."

Ckckck... heboh betul. Ternyata ada juga penerbit yang bermain curang begini. Sebetulnya, permainan curang penerbitan bukan barang baru lagi, bahkan hal itu sudah lumrah dan menjadi bagian yang bisa dimaklumi. Hanya saja, yang menjadi persoalan adalah jika penulis yang notabene tak tahu menahu jadi kena korban.

Apalagi, penulis (khusus yang mendapatkan sistem royalti) tidak mendapatkan laporan penjualan, atau semisal pun dapat bisa saja laporan penjualannya direkayasa. Tak ada badan pemeriksa di sini. Jadi, agak sulit kalau ingin mengecek kevalidan data laporan tersebut.

Nah, belajar dari sini, kami mengajak kamu-kamu semua untuk lebih waspada dalam memilih penerbit. Salah-salah kamu bisa merugi nanti. Buku kamu laku, dibilang laku. Buku kamu best seller, dibilangnya laku setengah. Jelas tidak fair...

Apa yang harus kamu lakukan sebetulnya cukup sederhana. Cari saja penerbit yang besar dan sudah punya nama. Titik. Karena dengan demikian, setidaknya ada jaminan kualitas dari penerbit tersebut untuk memberikan yang terbaik bagi penulis. Karena bagi mereka, kalian (para penulis), adalah aset tanpa batas yang sanggup mereka miliki. Sekiranya itu dulu catatan kali ini, besok bisa disambung lagi.

Apa kamu punya pertanyaan atau sanggahan soal postingan ini?



*) Pernah dimuat di www.penerbitnarasi.blogspot.com
Continue Reading...

X-Tra Hot in Back-Front Mirota Kampus UGM

18 February 2011


Me and my friends @X-tra Hot in back front Mirota Kampus UGM.



I eated this food… not very well, but not bad. It’s still okay :)


My drinks: Florida Orange…
Fiolla... I like it.

 
I’m not forget to take the picture our food before eated… yeah!
Rock n roll guys!!!
Enjoy you travelling guys.
Continue Reading...